Vol. 1 No. 1 (2015)
Research

Efektivitas Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Head Together (NHT) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa

Sri Rizqi Lestari
Program Studi Pendidikan Ekonomi, FKIP, Universitas Langlangbuana
Rita Zahara
Program Studi Pendidikan Ekonomi, FKIP, Universitas Langlangbuana
Sungging Handoko
Program Studi Pendidikan Ekonomi, FKIP, Universitas Langlangbuana
Published December 1, 2015
How to Cite
Lestari, S. R., Zahara, R., & Handoko, S. (2015). Efektivitas Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Head Together (NHT) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Ekonomi Akuntansi, 1(1). Retrieved from http://jurnal.fkip.unla.ac.id/index.php/jp2ea/article/view/121

Abstract

Model pembelajaran Numbered Head Together (NHT) lebih menekankan siswa untuk belajar bersama-sama sehingga mampu mencapai tujuan pembelajaran sesuai dengan apa yang dipelajari. Tujuan dari penelitian ini adalah “untuk mengetahui Efektivitas Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Head Together (NHT) untuk meningkatkan Hasil Belajar Siswa.Untuk mengetahui peningkatan hasil belajar pada kelas eksperimen dan kelas kontrol”. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini dengan menggunakan metode eksperimen, sedangkan sifat penelitian dalam penelitian ini bersifat kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian di atas, dapat disimpulkan bahwa terdapat efektifitas yang signifikan dari penerapan model pembelajaran kooperatif Numbered Head Together (NHT) di kelas ekperimen dalam proses pembelajaran Pengantar Akuntansi dan lebih baik dari penggunaan model pembelajaran konvensional, tetapi ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam pembelajaran ini, salah satunya yaitu pengaturan waktu yang harus dilakukan secara maksimal.

References

  1. Annurrachman, (2009). Belajar dan Pembelajaran. Bandung: CV. Alphabeta.
  2. Arifin, Zainal. (2011). Evaluasi Pembelajaran. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
  3. Arikunto, Suharsimi. (2010). Dasar Evaluasi Pendidikan (Edisi Revisi). Jakarta: PT. Bumi Aksara.
  4. Departemen Pendidikan Nasional (2003). Undang-undang No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Depdiknas.
  5. Depdiknas. (2008). Laporan Kajian Pendidikan Dasar. Jakarta: Depdiknas.
  6. Djamarah, Syaiful Bahri. (2010). Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: PT Rineka Cipta.
  7. Hamalik, Oemar. (2009). Psikologi Belajar dan Mengajar. Bandung :Sinar Baru Algesindo.
  8. Haryadi, (2011). Implementasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Head Together (NHT) dalam Upaya Meningkatkan Hasil belajar Siswa. Skripsi Unla Bandung: Tidak dipublikasikan.
  9. Huda, Miftahul (2014). Model-model Pengajaran dan Pembelajaran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
  10. Isjoni. 2010. Cooperative Learning EfektifitasPembelajaranKelompok. Bandung: Alfabeta.
  11. Jusup, Al.Haryanto. (2011). Dasar-dasar Akuntansi. Yogyakarta: Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi YKPN.
  12. Kurniawan, R. (2013). Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD untuk Meningkatkan Hasil Belajar. Skripsi Unla Bandung: Tidak dipublikasikan.
  13. Sanjaya, Wina. (2007). Strategi Pembelajaran Kooperatif: Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
  14. Slameto. (2010). Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhi. Jakarta: Rineka
  15. Sudjana, Nana. (2009). Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
  16. Sugiyono, (2011).Metode Penelitian Kunatitatif Kualitatif dan R&D. Bandung Alfabeta.
  17. Sukmadinata, Nana Syaodih. (2013). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.