Vol. 3 No. 1 (2017)
Research

Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Terhadap Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa

Riska Sri Wahyuni
Program Studi Pendidikan Ekonomi, FKIP, Universitas Langlangbuana
Rita Zahara
Program Studi Pendidikan Ekonomi, FKIP, Universitas Langlangbuana
Cucu Lisnawati
Program Studi Pendidikan Ekonomi, FKIP, Universitas Langlangbuana
Published September 1, 2017
How to Cite
Wahyuni, R. S., Zahara, R., & Lisnawati, C. (2017). Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Terhadap Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Ekonomi Akuntansi, 3(1). Retrieved from http://jurnal.fkip.unla.ac.id/index.php/jp2ea/article/view/142

Abstract

Di dalam kurikulum 2013 siswa dituntut memiliki kemampuan berpikir kritis yang mencakup kemampuan merumuskan masalah, kemampuan memberikan argumen, kemampuan melakukan deduksi, kemampuan melakukan induksi, kemampuan melakukan evaluasi, dan kemampuan mengambil keputusan dan menentukan tindakan. Namun pada kenyataan di lapangan kemampuan berpikir kritis sebagian besar siswa masih rendah hal ini disebabkan karena model pembelajaran yang digunakan oleh guru belum tepat, masih konvensional dan klasik. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen yang dilaksanakan di salah satu SMA Negeri di Kabupaten Bandung. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas X dan dipilih dua kelas untuk kelas kontrol dan eksperimen. Pada penelitian ini kelas eksperimen mendapatkan perlakuan model inquiry learning sedangkan kelas kontrol tanpa perlakuan. Hal tersebut dilakukan untuk memperoleh bukti empiris tentang pengaruh penerapan model inquiry learning terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran ekonomi. Penelitian ini berjudul “Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri terhadap Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa” tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan berpikir kritis siswa pada kelas eksperimen dan kelas kontrol.  Berdasarkan hasil perhitungan dan pengujian hipotesis menunjukkan bahwa pembelajaran dengan model inquiry secara signifikan lebih baik dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa ditinjau dari kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran ekonomi d SMA, maka model pembelajaran inquiry dapat dijadikan model pembelajaran yang dapat diterapkan dalam upaya meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa.

References

  1. Arifin, Z . (2011). Evaluasi Pembelajaran. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
  2. Arikunto, S. (2012). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
  3. Darmadi, Hamid. (2012). Metode Penelitian Pendidikan dan Sosial. Bandung: Alfabeta
  4. Dedih, U. (2016). Model-model Pembelajaran. Bandung: CV. Insan Mandiri.
  5. Fisher, Alex. (2009). Berpikir Kritis: Sebuah Pengantar. Jakarta: Erlangga.
  6. Hamalik, O. (2009). Pendekatan Baru Strategi Belajar Mengajar Berdasarkan CBSA. Bandung: Sinar Baru Algensindo.
  7. Hamdani. (2011). Strategi Belajar Mengajar. Bandung: Pustaka Setia.
  8. Heriawan, A. Darmajari, dkk (2012). Metodologi Pembelajaran: Kajian Teoritis Praktis. Banten: LP3G (Lembaga Pembinaan dan pengembangan profesi guru).
  9. Huda, M. (2013). Model-Model Pengajaran dan Pembelajaran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
  10. Isjoni. (2013) Cooperative Learning Mengembangkan Kemampuan Belajar Berkelompok. Bandung: Alfabeta
  11. Jufri, W. (2013). Belajar dan Pembelajaran Sains. Bandung: Pustaka Reka Cipta.
  12. Komalasari, K. (2011). Pembelajaran Kontekstual: Konsep dan Aplikasi. Bandung: PT. Refika Aditama.
  13. Mudlofir, A & Rusydiyah, E. (2016). Desain Pembelajaran Inovatif: Dari Teori ke Praktik. Jakarta: PT. Rajagrafindo Persada.
  14. Munandar, U. (2012). Pengembangan Kreativitas Anak Berbakat. Jakarta: PT. Rineka Cipta.
  15. Sanjaya, W. (2009). Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana.
  16. Shoimin, A. (2014). 68 Model Pembelajaran Inovatif dalam Kurikulum 2013. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.
  17. Sudarma, M. (2013). Mengembangkan Keterampilan Berpikir Kreatif. Jakarta: PT. Raja Grafindo.
  18. Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
  19. Suprijono, A. (2013). Cooperative Learning Teori dan Aplikasi PAIKEM. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
  20. Syaodih, N. (2007). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
  21. Wena, M. (2011). Strategi Pembelajaran Inovatif Kontemporer. Jakarta: PT. Bumi Aksara.