Vol. 13 No. 2, Desember 2015
Research

Penerapan Pembelajaran Matematika Realistik Dalam Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik

Ida Sumiati
Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, FKIP, Universitas Langlangbuana
Mumun Syaban
Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP, Universitas Langlangbuana
Anytha Basaria Silitonga
Program Studi Pendidikan Ekonomi, FKIP, Universitas Langlangbuana
Published December 30, 2015
Keywords
  • Kemampuan Berpikir Kritis,
  • Model Pembelajaran Inkuiri
How to Cite
Sumiati, I., Syaban, M., & Silitonga, A. B. (2015). Penerapan Pembelajaran Matematika Realistik Dalam Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik . EDUCARE, 13(2), 39-46. Retrieved from https://jurnal.fkip.unla.ac.id/index.php/educare/article/view/202

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan berpikir kritis pada siswa menggunakan model pembelajaran inkuiri dan untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis dengan siswa menggunakan model pembelajaran inkuiri lebih baik dari pada siswa menggunakan model pembelajaran ekspositori. Populasi yang diambil adalah salah satu sekolah SMP swasta kota Bandung. Untuk mencapai tujuan penelitian ini maka penarikan sampel yang diambil secara tehnik purposif sehingga terpilihlah kelas VII-G untuk kelas eksperimen dan VII-H untuk kelas kontrol. Jumlah siswa kelas VII-G sebanyak 27 orang sedangkan jumlah siswa kelas VII-H sebanyak 28 orang. Design penelitian ini adalah kuasi kontrol non ekivalen. Hasil pengujian hipotesis menggunakan uji-t menunjukkan bahwa model pembelajaran inkuiri lebih baik dari pada model pembelajaran ekspositori secara signifikan dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) Terdapat peningkatan kemampuan berpikir kritis pada siswa menggunakan model pembelajaran inkuiri. (2) Kemampuan berpikir kritis dengan siswa menggunakan model pembelajaran inkuiri lebih baik daripada menggunakan model pembelajaran ekspositori.

References

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan berpikir kritis pada siswa menggunakan model pembelajaran inkuiri dan untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis dengan siswa menggunakan model pembelajaran inkuiri lebih baik dari pada siswa menggunakan model pembelajaran ekspositori. Populasi yang diambil adalah salah satu sekolah SMP swasta kota Bandung. Untuk mencapai tujuan penelitian ini maka penarikan sampel yang diambil secara tehnik purposif sehingga terpilihlah kelas VII-G untuk kelas eksperimen dan VII-H untuk kelas kontrol. Jumlah siswa kelas VII-G sebanyak 27 orang sedangkan jumlah siswa kelas VII-H sebanyak 28 orang. Design penelitian ini adalah kuasi kontrol non ekivalen. Hasil pengujian hipotesis menggunakan uji-t menunjukkan bahwa model pembelajaran inkuiri lebih baik dari pada model pembelajaran ekspositori secara signifikan dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) Terdapat peningkatan kemampuan berpikir kritis pada siswa menggunakan model pembelajaran inkuiri. (2) Kemampuan berpikir kritis dengan siswa menggunakan model pembelajaran inkuiri lebih baik daripada menggunakan model pembelajaran ekspositori.