Vol. 13 No. 2, Desember 2015
Research

Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Collaborative Problem Solving Terhadap Peningkatan Kemampuan Koneksi Matematis pada Siswa SMP

Andri Herdian
Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP, Universitas Langlangbuana
Mumun Syaban
Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP, Universitas Langlangbuana
Puji Budilestari
Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP, Universitas Langlangbuana
Published December 30, 2015
Keywords
  • Mathematical Connection Ability,
  • collaborative problem solving learning model
How to Cite
Herdian, A., Syaban, M., & Budilestari, P. (2015). Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Collaborative Problem Solving Terhadap Peningkatan Kemampuan Koneksi Matematis pada Siswa SMP. EDUCARE, 13(2), 54-65. Retrieved from https://jurnal.fkip.unla.ac.id/index.php/educare/article/view/204

Abstract

Mathematical connection capability is one of the goals of learning mathematics in schools contained in the curriculum guide. However, the current state of mathematics learning in schools still shows the students' low mathematical connection abilities. For this reason, learning is needed that is able to provide opportunities for students to develop mathematical connection skills. One of the lessons that can be used is the Collaborative problem solving learning model. This learning model has 4 specific steps in its implementation. This study aims to determine whether there is an increase in students 'mathematical connection skills using Collaborative problem solving learning models and find out whether the increase in students' mathematical connection skills with Collaborative problem solving learning models is better than students who use conventional learning. This research is a quasi-experimental study with group design. The results of the study show that learning mathematics using the Collaborative problem solving model can improve mathematical connection skills in middle school students. Mathematical learning with a collaborative problem solving learning model is significantly better in increasing the ability of mathematical connections in junior high school students compared to students who take conventional learning in terms of maematic connection skills in middle school students. 

References

Fathani. (2009). Teori Pemecahan masalah matematika untuk meningkatkan kreatif siswa melalui Pembelajaran Kooperatif. Bandung: Skripsi UPI. Tidak Diterbitkan.

Kardi. (2010).Pembelajaran model kooperatif. [Online]. Tersedia: http://edukasi.kompas.con/raed/2010/12/14/09005434 [15 Agustus 2015]

Kusuma. (2010). Model pembelajaran PBL Untuk Kemampuan Koneksi Matematik Pada Siswa di Smp.Skripsi UPI : tidak di terbitkan.

Mulyana, T. ( 2010). Pembelajaran Alanitik Sintetik untuk meningkatkan Kemampuan Berpikir keritisb dan Kreatif Matematik Siswa Sekolah Mengenag Atas. Disertasi UPI : tidak di terbitkan

Rahayu, R. (2012).Penerapan Model Problem-Based Insruction untuk Meningkatkan Kemampuan Koneksi Matematik Siswa smp.Skripsi UPI. Tidak di terbitkan.

Rokhaeni, A.(2011).Penerapan Model core dalam Pembelajaran Matematika untuk Meningkatkan Kemampuan Koneksi Matemati Siswa. Skripsi UPI: Tidak Diterbitkan.

Ruhcitra. (2008). Pembelajaran kolaboratif. Tersedia [Online}:http://ruhcitra.wordpress.com/2008/08/09/pembelajarank olaboratif/[30 juli 2015].

Ruspiani. (2010). Kemampuan Siswa dalam melakukan Koneksi Matematik. Tesis PPS UPI: tidak di terbitkan.

Russefendi E. T. (2005). Dasar – Dasar Penelitian Pendidikan dan Bidang Non Eksakta Lainnya. Bandung: Tarsito.

Russefendi E. T. (2006). Pengantar kepada Membantu Guru Mengembangkan Kompetensinya dalam Pengajaran Matematika untuk meningkatkan CBSA. Bandung :Tarsito..

Russefendi E. T. (2010). Dasar – Dasar Penelitian Pendidikan dan Bidang Non Eksakta Lainnya. Bandung: Tarsito..

Sarbani, (2010). Standar Proses Pembelajaran Matematika. Tersedia [Online]:http://bambangsabani.blogspot.com/2010/10/standarproses-pembelajaran-matematika.html [ 30 juli 2015]
Suherman, E .(2003). Asesmen Proses dan Hasil dalam Pembelajaran Matematika. Bandung: Depdiknas.

Suherman, E .(2003). Evaluasi Pembelajaran Matematika. Bandung: JICA.

Takwin.(2010).Collaborative Learning:Dasar pemikiran, Mekanisme dan Prosedur Pelaksanaannya. Tersedia [Online].
Toeti Soekamto. (2010) Model Pembejaran Matematika.Tersedia [Online]

Toib. (2011). Pengaruh Implementasi Model Pembelajaran Problem Based Learning dan Ekspositori terhadap Prestasi Belajar Pendidikan Kewarganegaraan Ditinjau dari Motivasi Mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika STKIP Lumajang. Jurnal. STKIP Lumajang: Tidak Diterbitkan.

Trianto, (2010). Model-Model Pembelajaran Inovatif Berorientasi Konstruktivistik. Jakarta: Prestasi Pustaka

Yherlanti, (2011). Model Pembelajaran Collaborative.. Tersedia[Online].: http://yherlanti.wordpress.com/2011/09/18Model-Pembelajarankolaboratif/ [14 Juli 2015]