Vol. 2 No. 2, Agustus 2004
Research

MEMBUAT PERENCANAAN PERCOBAAN PADA PRAKTIKUM FISIOLOGI TUMBUHAN

Taufik Rahman
Program Studi Pendidikan Kimia FPMIPA Universitas Pendidikan Indonesia
Nuryani Rustaman
Program Studi Pendidikan IPA PPS Universitas Pendidikan Indonesia
Nana Syaodih
Program Studi Pengembangan Kurikulum PPS Universitas Pendidikan Indonesia
Anna Poedjiadi
Program Studi Pendidikan IPA PPS Universitas Pendidikan Indonesia
Published August 1, 2006
How to Cite
Rahman, T., Rustaman, N., Syaodih, N., & Poedjiadi, A. (2006). MEMBUAT PERENCANAAN PERCOBAAN PADA PRAKTIKUM FISIOLOGI TUMBUHAN. EDUCARE, 2(2). Retrieved from https://jurnal.fkip.unla.ac.id/index.php/educare/article/view/33

Abstract

Telah dilakukan studi deskriptif analisis tentang profil kemampuan generik awal calon guru dalam merencanakan percobaan pada praktikum fisiologi tumbuhan. Subyek penelitian meliputi 28 mahasiswa calon guru biologi LPTK pada awal semester lima yang mengambil praktikum fisiologi tumbuhan. Instrumen yang digunakan berupa format isian tentang perencanaan percobaan yang telah divalidasi. Manfaat penelitian antara lain sebagai landasan untuk membuat program pembelajaran praktikum yang mengembangkan kemampuan generik . Dari penelitian ditemukan bahwa profil kemampuan generik awal mahasiswa calon guru dalam merencanakan percobaan meliputi profil kemampuan generik pemodelan tergolong rendah (54,0), inferensi logika rendah ( 40,7 ), dan sebab akibat rendah (45). Dengan demikian, secara umum, pada saat praktikum fisiologi tumbuhan akan dilaksanakan, mahasiswa telah memiliki kemampuan generik merencanakan praktikum, namun masih tergolong rendah (rerata = 46,3) sehingga perlu ditingkatkan melalui latihan.

References

  1. Bidwell, R.G.S. (1979). Plant Physiology (second ed.). Macmillan Publishing Co., INC.:New York.
  2. Brotosiswoyo, B. S. (2001). Hakikat Pembelajaran MIPA Fisika Di Perguruan Tinggi. Jakarta: Pusat Antar Universitas Departemen Pendidikan Nasional.
  3. Departemen Pendidikan Nasional. (2002). Pengembangan Sistem Pendidikan Tenaga Kependidikan Abad ke-21 (SPTK-21). Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.
  4. Dwijoseputro. (1980). Pengantar Fisiologi Tumbuhan. Gramedia: Jakarta.
  5. Haladyna, T.M. (1997). Writing Test Item To Evaluate Higher Order Thinking. Boston: Allyn and Bacon.
  6. Ibrahim, M. dan Nur, M. (2000). Pengajaran Berdasarkan Masalah. University Press, Pusat Sains dan Matematika Sekolah Program Pascasarjana UNESA: Surabaya.
  7. Ibrahim, R. dan Sukmadinata, N.S. (1993). Perencanaan Pengajaran. Jakarta: Depdikbud.
  8. Jalal, F. dan Supriadi, D. (editor). (2001). Reformasi Pendidikan dalam Konteks Otonomi Daerah. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.
  9. Joyce, W., & Weil, M. (with Calhoun, E). (2000). Models of Teaching (Sixth. ed). Boston: Allyn Bacon, A Pearson Education Company.
  10. Klausmeier, HJ. & Sipple, T.S. (1980). Learning and Teaching Concept: A Strategy for Testing Applications of Theory. London: Academic Press Inc. Ltd.
  11. Lawson, A. E. (1994). Science Teaching and The Development of Thinking. California: Wadsworth Publishing Company.
  12. Marzano, R. J. , Pickering. D., & McTighe, J.. (1993). Assessing Student Outcomes: Performance Assessment Using The Dimensions of Learning Model. Virginia: ASCD Publications.
  13. Osborne, R. et.al. (1985). Learning in Science: The Implication of Children’s Science. London: Heinemann.
  14. Reif, F. (1995). Millikan Lecture 1994: Understanding and Teaching Important Scientific Thought Processes. American Journal of Physics. 63. (1). P. 17 – 32.
  15. Rahman, T. dkk .(2004). Panduan Praktikum Fisiologi Tumbuhan. Bandung: Jur. Pend Biologi UPI.
  16. Rustaman, N. Y. dan Pramadi, A (1996). Pengelolaan Laboratorium Biologi. Bandung: Jur.Pend. Biologi FPMIPA IKIP Bandung.
  17. Russell, T and Harlen, W. (1990). Practical Tasks, Assessing Science in The Primary Classroom. London: Paul Chapman Publishing Ltd.
  18. Subiyanto. (1988). Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam. Dirjendikti Depdikbud: Jakarta.
  19. Sudarwanto, M. dkk. (2001). Hakikat Pembelajaran MIPA Biologi Di Perguruan Tinggi. Jakarta: Pusat Antar Universitas Departemen Pendidikan Nasional.
  20. Supratna, R. (1997). Studi Analisis Tentang Penyusunan Pedoman Penulisan Petunjuk Praktikum Biologi. Laporan Penelitian Jurusan Pendidikan Biologi FPMIPA IKIP Bandung. Tidak Diterbitkan.
  21. Moerwani, P. dkk. (2001). Hakikat Pembelajaran MIPA Kimia Di Perguruan Tinggi. Jakarta: Pusat Antar Universitas Departemen Pendidikan Nasional.
  22. Muslimin Ibrahim dan Mohamad Nur. (2000). Pengajaran Berdasarkan Masalah. Surabaya: University Press, Pusat Sains dan Matematika Sekolah Program Pasca sarjana UNESA.
  23. Winatasasmita, Dj. (1996). Buku Materi Kegiatan Pelatihan Laboratorium FPMIPA LPTK Bidang Biologi: Pengadaan Alat dan Bahan. Bandung: Jur.Pend. Biologi FPMIPA IKIP Bandung.