Vol. 4 No. 1 (2019)
Research

Penerapan Model Pembelajaran Learning Cycle 5E untuk Meningkatkan Kemampuan Koneksi Matematis Siswa SMK

Desya Megawati Purnama
Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP, Universitas Langlangbuana
Reviandari Widyatiningtyas
Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP, Universitas Langlangbuana
Mochamad Rasyid Ridha
Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP, Universitas Langlangbuana
Published June 29, 2019
Keywords
  • Koneksi matematis siswa,
  • model pembelajaran Learning Cycle 5E.
How to Cite
Purnama, D. M., Widyatiningtyas, R., & Ridha, M. R. (2019). Penerapan Model Pembelajaran Learning Cycle 5E untuk Meningkatkan Kemampuan Koneksi Matematis Siswa SMK . INTERMATHZO, 4(1), 9-18. Retrieved from https://jurnal.fkip.unla.ac.id/index.php/intermathzo/article/view/292

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat peningkatan kemampuan koneksi matematis siswa SMK setelah penerapan model pembelajaran Learning Cycle 5E. Metode penelitian ini adalah kuasi eksperimen. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh kesimpulan bahwa terdapat peningkatan kemampuan koneksi matematis siswa pada kelas yang memperoleh model pembelajaran Learning Cycle 5E dengan kategori peningkatan yang tinggi. Selain itu, peningkatan kemampuan koneksi matematis siswa yang memperoleh model pembelajaran Learning Cycle 5E lebih baik daripada peningkatan kemampuan koneksi matematis siswa yang memperoleh model pembelajaran konvensional. Dengan demikian model pembelajaran Learning Cycle 5E dapat dijadikan alternatif bagi guru dalam melaksanakan pembelajarannya untuk meningkatkan kemampuan koneksi matematis siswa. Penggunaan model pembelajaran Learning Cycle 5E ini direkomendasikan untuk dilanjutkan dengan aspek penelitian yang lain pada kajian yang lebih luas.

References

Aktamis, H. & Ergin, O. (2008). The Effect of Scientific Process Skills Education on Students Scientific Creatifity, Science Attitudes and Academic Achievement. Jurnal Science Learning and Teaching Volume 9, 1-21.

Ardina, F. R., & Sa’dijah, C. (2016). Studi Komparasi Keterampilan Komunikasi Matematis Siswa Dengan Pembelajaran Kooperatif 5E dan STAD.

Depdikbud. (2014). PERMENDIKBUD No. 58 Th. 2014 tentang Kurikulum 2013 Sekolah Menengah

Fajaroh, F & Dasna I W, (2008). Pembelajaran dengan Model Siklus Belajar (Learning Cycle). [Online]. Tersedia. http://Lubisgafura.Wordpress.com .[19 Desember 2018]

Mustaji dan Sugiarso. (2005).Pembelajaran Berbasis Konstruktivistik. Surabaya: UNESA University Press

NCTM. (2000). Principles and Standards for School Mathematics. [Online]. Tersedia: www.nctm.org. [Diakses 17 Desember 2018].

Rohendi, D., Jojon, D. (2013). Connected Mathematics Project (CMP) Model Based on Presentation Media to the Mathematical Connection Ability of Junior High School Student. Journal of Education and Practice. 4(4): 17-22

Ruseffendi. (2006). Pengantar Kepada Membantu Guru Mengembangkan Kompetensinya dalam Pengajaran Matematika. Bandung: Tarsito

Russeffendi, E.T. (2010). Dasar-Dasar Penelitian Pendidikan dan Bidang NonEksakta Lainnya. Bandung: Tarsito.

Soedjadi. (2000). Kiat Pendidikan Matematika di Indonesia:Konstanta Keadaan Masa Kini Menuju Harapan Masa Depan. Jakarta: Dirjen Dikti, Departemen Pendidikan Nasional.

Wena, M. 2010. Strategi Pembelajaran Inovatif Kontemporer (Suatu Tinjauan Konseptual Operasional). Jakarta: Bumi Aksara.

Yuniawatika (2011). Penerapan Pembelajaran Matematika dengan Strategi REACT untuk Meningkatkan kemampuaan Koneksi dan Reprentasi siswa Sekolah Dasar. Tersedia. http://repository.upi.edu/disertasiview.php?no_disertasi=269.