Vol. 1 No. 1 (2015)
Research

Efektivitas Model Pembelajaran Inquiry untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa

Hani Rahmawati
Program Studi Pendidikan Ekonomi, FKIP, Universitas Langlangbuana
Erliany Syaodih
Program Studi Pendidikan Ekonomi, FKIP, Universitas Langlangbuana
Cucu Lisnawati
Program Studi Pendidikan Ekonomi, FKIP, Universitas Langlangbuana
Published December 1, 2015
How to Cite
Rahmawati, H., Syaodih, E., & Lisnawati, C. (2015). Efektivitas Model Pembelajaran Inquiry untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Ekonomi Akuntansi, 1(1). Retrieved from https://jurnal.fkip.unla.ac.id/index.php/jp2ea/article/view/109

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui efektifitas model pembelajaran inquiry untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dalam mata pelajaran Ekonomi pada materi ketenagakerjaan. Subyek penelitian ini adalah siswa SMA, dengan populasi penelitiannya adalah siswa SMA BPI 2 Bandung dan sampel penelitiannya adalah siswa kelas XI IPA 4 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI IPA 3 sebagai kelas kontrol. Hasil penelitian pretes kemampuan berpikir kritis siswa pada kelas XI IPA 4 (eksperimen) memperoleh rata-rata nilai 52,26 dan kelas XI IPA 3 (kontrol) memperoleh rata-rata nilai 48,68. Dari rata-rata nilai kedua kelas tersebut menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa tidak berbeda secara signifikan. Namun, setelah diberikan perlakuan menggunakan model pembelajaran inquiry yang diterapkan dikelas XI IPA 4 (eksperimen) memiliki rata-rata nilai postes 85,55 sedangkan kelas XI IPA 3 (kontrol) memiliki rata-rata nilai postes 65,52 yang menggunakan pembelajaran secara konvensional. Dari rata-rata kedua kelas tersebut menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis di kelas eksperimen hasilnya jauh lebih tinggi dibandingkan dengan di kelas kontrol.  Dari hasil analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan (1) terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis antara kelas eksperimen yang diberikan perlakuan dan kelas kontrol tidak mendapatkan perlakuan. (2) model pembelajaran inquiry efektif meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran ekonomi dikelas XI khususnya pada materi ketenagakerjaan.

References

  1. Ahmadi, A. (2009). Psikologi Umum. Jakarta: Rineka Cipta (Anggota IKAPI).
  2. Deri Hendriawan, (2010). Pengembangan Model Pembelajran Basic Inductive Melalui Media Presentasi Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Siswa. Tesis Magister Pada Program Pengembangan Kurikulum UPI. Bandung: tidak diterbitkan.
  3. Fisher, A. (2009). Berpikir Kritis Sebuah Pengantar. Jakarta: Erlangga.
  4. Hanafiah & Suhana C. (2010). Konsep Strategi Pembelajaran. Bandung: Refika
  5. Aditama. Hartono, R. (2013). Ragam Model Mengajar yang Mudah Diterima Murid. Yogyakarta: DIVA Press (Anggota IKAPI).
  6. Hughes, A. G & Hughes, E.G (2012). Learning & Teaching: Pengantar Psikologi Pembelajaran Modern. Bandung: NUANSA
  7. Hosnan (2014). Pendekatan Saintifik dan Kontekstual Dalam Pembelajaran Abad 21. Bogor: Ghalia Indonesia.
  8. Kasmi, M. W. (2014). Efektivitas Penggunaan Metode Problem Posing Dalam Meningkatkan Kemampuan Menganalisis Transaksi. Skripsi UNLA. Bandung: tidak diterbitkan.
  9. Kowiyah (2012). Jurnal Pendidikan Dasar. Volume 3, No. 5. Jumlah halaman: 5 Tersedia, http://journal.ppsunj.org/jpd/article/ download/108/108
  10. Majid, A. (2013). Strategi Pembelajaran. Bandung: Remaja Rosdakarya.
  11. Muhammad Thohri, (2010). BERPIKIR KRITIS DAN PEMBELAJARANNYA, Makalah pada seminar UPI Bandung.
  12. Rohmana, O. P. (2012). Efektivitas Penggunaan Media Pembelajaran Mengenal Produk Hasil Pengawetan Bahan Hewani Yang Diasinkan Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas VII SMP NEGERI 1 KALIBAWANG. Skripsi. UNY. Yogyakarta: tidak diterbitkan.
  13. Purwanto, N.M. (2013). Psikologi Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.
  14. Putra, S.R. (2013). Desaian Belajar Mengajar Kreatif Berbasis Sains. Jogjakarta: Diva Press.
  15. Ruseffendi, (2010). DASAR-DASAR Penelitian Pendidikan & Bidang Non Eksakta Lainnya. Bandung: Tarsito.
  16. Rusman, (2013). Model-Model Pembelajaran. Depok: Rajagrafindo Persada.
  17. usyana, A. & Setiawan, I. (2011). Prinsip-Prinsip Pembelajaran Efektif. Jakarta:Trans Mandiri Abadi.
  18. Sugiono, (2013). Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Ikatan Penerbit Indonesia.
  19. Suharsaputra, U. (2012). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan Tindakan. Bandung: Refika aditama.
  20. Sukmadinata, N.S (2004). Kurikulum Dan Pembelajaran Kompetensi. Bandung: Yayasan Kesuma Karya.
  21. Trianto (2009). Mendesaian Model Pembelajaran Inovatif-Progresif: Konsep, Landasan dan Implementasinya Pada Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
  22. Wahab, A.A. (2012). Metode dan Model-Model Mengajar Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Bandung: Alfabet