Vol. 2 No. 1 (2016)
Research

Pengembangan Bahan Ajar Digibook untuk Meningkatkan Kemandirian Belajar

Diny Septyani Rohandi
Program Studi Pendidikan Ekonomi, FKIP, Universitas Langlangbuana
Dadang Sadeli
Program Studi Pendidikan Ekonomi, FKIP, Universitas Langlangbuana
Cucu Lisnawati
Program Studi Pendidikan Ekonomi, FKIP, Universitas Langlangbuana
Published June 1, 2016
How to Cite
Rohandi, D. S., Sadeli, D., & Lisnawati, C. (2016). Pengembangan Bahan Ajar Digibook untuk Meningkatkan Kemandirian Belajar. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Ekonomi Akuntansi, 2(1). Retrieved from https://jurnal.fkip.unla.ac.id/index.php/jp2ea/article/view/123

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya kemandirian belajar siswa pada pembelajaran Ekonomi. Siswa yang memiliki kemandirian belajar cenderung dapat belajar lebih baik, mampu memantau, mengevaluasi, memiliki rasa tanggung jawab terhadap belajar, dapat mengatur belajarnya secara efektif, menghemat waktu belajar secara efisien serta tidak bergantung pada orang lain. Berdasarkan hal tersebut diatas, peneliti membuat serta mengembangkan bahan ajar digibook dalam meningkatkan kemandirian belajar siswa pada pembelajaran ekonomi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengembangan bahan ajar digibook dalam meningkatkan kemandirian belajar, untuk mengetahui langkahlangkah implementasi bahan ajar digibook serta mengetahui peningkatan kemandirian belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian dan pengembangan (Research and Development). Populasi yang digunakan adalah kelas X Lintas Minat Ekonomi di SMA Negeri 11 Bandung. Sampel yang digunakan pada saat ujicoba terbatas yaitu kelas X MIA 2 Lintas Minat Ekonomi , sedangkan pada saat ujicoba luas adalah kelas X MIA 4 Lintas Minat Ekonomi dengan menggunakan Quasi Experimental Design bentuk Nonequivalent Control Group Design. Berdasarkan hasil pengolahan data, dapat disimpulkan bahwa pengembangan bahan ajar digibook lebih efektif digunakan dalam pembelajaran ekonomi dalam meningkatkan kemandirian belajar siswa dibandingkan tidak menggunakan bahan ajar digibook.

References

  1. Ardhana, k. (2015). Project php & MySQL membuat website buku digital. Bandung: Jasakom.
  2. Desmita, (2015). Psikologi remaja pengembangan peserta didik. Bandung: Rosda.
  3. Daryanto. 2010. Media Pembelajaran. Yogyakarta: Gava Media.
  4. Prastowo, A. (2014). Panduan Kreatif Membuat Bahan Ajar Inovatif. Jogjakarta: DIVA Press.
  5. Rusman. (2012). Model-Model Pembelajaran. Bandung: PT Raja Grafindo Persada.
  6. Setyosari, P. (2013). Metode Penelitian Pendidikan & Pengembangan. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
  7. Sudijono, A. (2009). Pengantar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: PT Raja Grafindo.
  8. Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.
  9. Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.
  10. Sukmadinata, N.S. (2012). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
  11. Takdir, (2012). Pembelajaran Discovery Strategy & Mental Vocational Skill. Jogyakarta: Banguntapan.
  12. Ali, Mohammad. (2015). Psikologi Remaja Pengembangan Peserta Didik. Jakarta: Bumi Aksara.
  13. Widodo, Chomsin S. & Jasmadi. 2008. Panduan Menyusun Bahan Ajar Berbasis Kompetensi. Jakarta: PT Elex Media Kompetindo.
  14. Nana Syaodih Sukmadinata. 2005. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
  15. Wiyono, G. (2011). Merancang Penelitian Bisnis dengan Alat Analisis SPSS 17 & Smart Pls 2.0. Yogyakarta: STIM YK