Vol. 15 No. 2, Desember 2017
Research

Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Terhadap Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis pada Siswa SMP

Kurniasih Eka Sakti
Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP, Universitas Langlangbuana
Elly Retnaningrum
Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP, Universitas Langlangbuana
Irmawan
Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP, Universitas Langlangbuana
Published December 29, 2017
Keywords
  • Kemampuan Berpikir Kritis,
  • Model Pembelajaran Inkuiri
How to Cite
Sakti, K. E., Retnaningrum, E., & Irmawan. (2017). Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Terhadap Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis pada Siswa SMP . EDUCARE, 15(2), 36-41. Retrieved from https://jurnal.fkip.unla.ac.id/index.php/educare/article/view/219

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan berpikir kritis pada siswa menggunakan model pembelajaran inkuiri dan untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis dengan siswa menggunakan model pembelajaran inkuiri lebih baik dari pada siswa menggunakan model pembelajaran ekspositori. Design penelitian ini adalah kuasi kontrol non ekivalen. Instrumen penelitian yang dilakukan yaitu dengan membuat desain RPP sebanyak empat kali pertemuan untuk masing-masing kelas eksperimen dan kelas kontrol. Analisis data yang dilakukan adalah dengan cara tes uraian yaitu test pretes dan postes. Data hasil pretes dan postes yang diberikan setiap kali pertemuan. Data hasil pretes dan postes siswa kemudian dianalisis dengan software SPSS dan Microsoft excel untuk melihat peningkatan model pembelajaran. Hasil pengujian hipotesis menggunakan uji-t menunjukkan bahwa model pembelajaran inkuiri lebih baik dari pada model pembelajaran ekspositori secara signifikan dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) Terdapat peningkatan kemampuan berpikir kritis pada siswa menggunakan model pembelajaran inkuiri. (2) Kemampuan berpikir kritis dengan siswa menggunakan model pembelajaran inkuiri lebih baik daripada menggunakan model pembelajaran ekspositori.

References

Alma, Buchari. (2014). Guru Profesional Menguasai Metode dan Terampil Mengajar. Bandung: Alfabeta

Depdiknas. (2006). Kurikulum 2004 Standar Kompetensi dan Mata Pelajaran Matematika Sekolah Menengah Pertama. Jakarta: Depdiknas.

Ennis, R.H, dkk. (2005). Critical Thinking Test. USA: Bringht Minds.

E, Jhonson. (2011). Contextual Teaching and Learning: Menjadikan Kegiatan Belajar Mengajar Mengasikkan dan Bermakna. Bandung: Kaifa.

Hamalik, Umar. (2011). Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara.

Hidayati. (2011). Pendekatan Inquiry, Problem Solving dan Sains Teknologi dan Masyarakat (STM). Jakarta.

Hiryanto. (2011). Model-Model Pembelajaran. Jakarta.

Krismanto. (2014). Beberapa Teknik , Model dan Strategi dalam Pembelajaran Matematika. Yogyakarta: PPPG Matematika.

Mulyana. (2008). Metodologi Pembelajaran Sains Sekolah Dasar. Tasikmalaya: UPI Kampus Tasikmalaya.

Nurmansyah. (2011). Memahami Berpikir Kritis. Tersedia: http://reseachengines.com.

Russeffendi, ET. (2010). Dasar – Dasar Penelitian Pendidikan dan Bidang non Eksakta lainnya. Bandung.

Russeffendi, ET. (2010). Penilaian Pendidikan dan Hasil Belajar Siswa khususnya dalam Pembelajaran Matematika untuk Guru dan Calon Guru. Bandung.

Rustaman,dkk. (2010). Strategi Belajar Mengajar Biologi. Bandung: UPI.

Rustaman,dkk. (2014). Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana.

Sapriya. (2011). Pendidikan IPS: Konsep dan Pembelajaran. Bandung: PT. Remaja Rosakarya.

Sofyan Hanani. (2012). Penerapan Strategi Pembelajaran Ekspositori untuk Peningkatan Hasil Pembelajaran IPS bagi Peserta didik. Semarang: Jurnal Ilmiah Pendidikan FKIP veteran (hal. 56)

Shoimin, Aris. (2014). Model Pembelajaran Inovatif dalam Kurikulum 2013. Bandung: Ar-Ruzz Media.

Suherman,Erman,dkk. (2010). Strategi Pembelajaran Matematika Kontenporer. Bandung: UPI

Suherman, Erman. (2012). Materi Pokok Belajar dan Pembelajaran Matematika (BPM). Bandung: UPI.

Sudjana, Nana. (2014). Cara Belajar Siswa Aktif dalam Proses Belajar Mengajar. Bandung: Sinar Baru Algesindo.

Sudjana, Nana. (2014). Dasar – Dasar Proses Belajar Mengajar. Bandung: Sinar Baru Algensindo.

Sugiyono. (2012). Statistika untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta.

Sumatri, Mulyani. (2013). Strategi Belajar Mengajar. Bandung: CV Maulana.

Sanjaya, Wina. (2014). Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Sanjaya, Wina. (2014). Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Kharisma Putra Utama.

Suhana, C dan Nanang. (2012). Konsep Strategi Pembelajaran. Bandung: Refika Aditama.

Suryadi. (2013). Strategi Pembelajaran Pendidikan Berkarakter. Bandung: PT. Remaja Rosada Karya.

Slavin, Robert, E. (2008). Cooperative Learning: Teori Riset dan Praktik. Bandung: PT. Nusa Media.

Suyatno. (2010). Beda, Strategi, Model, Pendekatan, Metode dan Teknik Pembelajaran. [03 Maret 2008]

Tim MKPBM. (2001). Strategi Pembelajaran Matematika Kontemporer. Bandung: JICA.

Trianto. (2010). Model-Model Pembelajaran Inovatif Berorientasi Konstruktifistik. Jakarta: Prestasi Pustaka.

W, Gulo. (2010). Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Grasindo.

Wahyudin. (2012). Filsafat dan Model-Model Pembelajaran Matematika. Bandung: Mandiri.

Wijaya, Cece. (2010). Pendidikan Remidial: Sarana Pengembangan Mutu Sumber Daya Manusia. Bandung: PT. Remaja Rosakarya.