Vol. 1 No. 1 (2015)
Research

Pengembangan Model Pembelajaran Networked untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Generalisasi

Kartika Situmorang
Program Studi Pendidikan Ekonomi, FKIP, Universitas Langlangbuana
Asep Hidayat
Program Studi Pendidikan Ekonomi, FKIP, Universitas Langlangbuana
Sungging Handoko
Program Studi Pendidikan Ekonomi, FKIP, Universitas Langlangbuana
Published December 1, 2015
How to Cite
Situmorang, K., Hidayat, A., & Handoko, S. (2015). Pengembangan Model Pembelajaran Networked untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Generalisasi. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Ekonomi Akuntansi, 1(1). Retrieved from https://jurnal.fkip.unla.ac.id/index.php/jp2ea/article/view/115

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan generalisasi siswa pada pembelajaran pengantar ekonomi dan bisnis. Pada mata pelajaran pengantar ekonomi dan bisnis siswa diharapkan mampu menganalisis, mengidentifikasi, mengasosiasi, menyimpulkan, membuktikan hingga mampu mengkomunikasikan suatu materi ajar. Tetapi kenyataan dilapangan peneliti menemukan permasalahan yaitu rendahnya kemampuan generalisasi siswa pada pembelajaran pengantar ekonomi dan bisnis. Berdasarkan hal tersebut diatas, Peneliti mengembangkan model pembelajaran Networked dalam pembelajaran pengantar ekonomi dan bisnis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengembangan Model Pembelajaran Networked untuk meningkatkan kemampuan generalisasi siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Populasi yang digunakan adalah kelas X Pemasaran SMKN 3 Bandung. Sampel yang digunakan untuk eksperimen adalah kelas X Pemasaran 2 dan kelas X Pemasaran 5 sebagai kelas kontrolnya. Berdasarkan hasil pengolahan data, dapat disimpulkan bahwa pengembangan model pembelajaran Networked lebih efektif diterapkan daripada model pembelajaran ekspositori dan adanya peningkatan kemampuan generalisasi siswa setelah dikembangkannya model pembelajaran Networked.

References

  1. Anderson. (2010). Kerangka Landasan Untuk Pembelajaran, Pengajaran dan Asesmen. Yogjakarta : Pustaka Pelajar.
  2. Halida. (2012). “Penerapan Model Networked (Jejaring) Dalam Pembelajaran Terpadu Anak Usia Dini”. Jurnal Visi Ilmu Pendidikan. 520-527
  3. Hosnan. (2014). Pendekatan Saintifik dan Kontektual dalam Pembelajaran Abad 21. Bogor : Ghalia Indonesia
  4. Mulyasa. (2011). Guru Profesional. Bandung : Rajawali Pers.
  5. Mundiri. (2011). Logika. Jakarta. Rajawali Pers.
  6. Musfiqon. (2012). Metodologi Penelitian Pendidikan. Jakarta : PT. Prestasi Pustaka.
  7. Resmini, N. (2010). Model-model Pembelajaran Terpadu. Tersedia, http://www.google.com/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=2&ca d=rja&uact=8&ved=0CCgQFjAB&url=http%3A%2F%2Fstaff.uny.ac.id%2Fsite s%2Fdefault%2Ffiles%2Fpendidikan%2F%2520Dr.%2520Mumpuniarti%2C% 2520%2520M.Pd.%2FPEMBELAJARAN%2520TERPADU.ppt&ei=aD9tVYzTA4 GPuASkxoCYBg&usg=AFQjCNFuMZwtRSVzeiNg_auFIrjaUnSKGw&bvm=bv.9 4455598,d.c2E. Pdf . ( 2 Juli 2015 )
  8. Rumasi Simaremare, (2012). Model Pembelajaran Networked Terhadap Kemampuan Menulis Naskah Pidato Siswa. Skripsi Sarjana pada FKIP UNIMED Medan : Tidak Diterbitkan
  9. Sri Wahyuning Khaerunisa, (2008). Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Talking Stick Terhadap Kemampuan Generalisasi Matematika. Skripsi Sarjana pada FKIP UNLA Bandung : Tidak Diterbitkan.
  10. Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung : Alfabeta.
  11. Syaodih, N. (2012) Kurikulum dan Pembelajaran Kompetensi. Bandung : PT. Refika Aditama